Search This Blog

Wednesday, 27 January 2016

TANAMAN PADI

Padi adalah tanaman pangan berupa rumput berumpun yang banyak dijadikan sebagai bahan makanan pokok di dunia. Tanaman pertanian ini termasuk salah satu tanaman kuno yang menurut para ahli berasal dari dua benua, yaitu Asia dan Afrika Barat Tropis dan Subtropis. Penanaman padi di Zhejiang ( Cina ) yang sudah sejak 3.000 tahun SM, hal ini merupakan bukti yang sangat kuat. Bukti yang lain juga ditemukan yakni berupa fosil butir padi dan gabah di  Hastinapur Uttar Pradesh, India, sekitar tahun 100-800 SM. Selain Cina dan India, beberapa wilayah asal padi adalah Bangladesh Utara, Burma, Thailand, Laos, dan Vietnam.
Indonesia juga salah satu produsen padi terbesar di dunia. Hal ini terbukti dengan adanya penanaman padi hampir di semua daerahnya. Di antara pusat penanaman padi di Indonesia adalah Pulau Jawa (Karawang dan Cianjur), Bali, Madura, Sulawesi, dan Kalimantan.
Produksi padi Nasional sampai Desember 1997 adalah 46.591.874 ton, yang meliputi areal panen 9.881.764 ha. Karena pemeliharaan yang kurang intensif, hasil padi kering (gogo) hanya 1-3 ton/ha. Sedangkan, drengan kultur teknis yang baik, hasil padi sawah mencapai 6-7 ton/ha.
Padi dibedakan menjadi dua tipe. Pertama, padi kering (gogo) yang ditanam di dataran tinggi. Kedua, padi sawah yang ditanam di dataran rendah yang memerlukan genangan air.
Di negara-negara Asia, beras dijadikan sebagai sumber karbohidrat utama. Sedangkan dinegara-negara benua lain, beras hanya sebagai pelengkap. Maka dari itu masyarakat Asia lebih banyak mengonsumsi beras daripada masyarakat benua lainya.
Pada awalnya, di Indonesia, tanaman padi di tanam di daerah kering dengan sistem ladang dan pengairan. Adapun tanaman padi yang dapat tumbuh dengan baik di daerah tropis ialah indica, sedangkan japonica banyak ditanam di daerah subtropis.
Menurut Collin Clark Papanek, nilai gizi yang diperlukan oleh setiap orang dewasa adalah 1.821 kalori/hari yang setara dengan beras sebanyak 0,88 kg. Beras mengandung karbohidrat, protein, lemak, serat kasar, abu, dan Vitamin. Selain itu, beras mengandung beberapa unsur mineral, yakni kalsium , magnesium, sodium, fosfor, dan lain sebagainya.

No comments:

Post a Comment