Search This Blog

Thursday, 12 November 2015

BUAH NAGA

 Asal mula buah Naga
Tanaman Buah Naga adalah jenis kaktus dari marga Hylecereus dan Celenicereus yang berasal dari Meksiko, Amerika Tengah dan Amerika Selatan. Tetapi saat ini tanaman tersebut telah dibudidayakan di negara-negara Asia, seperti Taiwan, Vietnam, Filipina, Malaysia, dan Indonesia.
Pada tahun 1870 tanaman buah naga dibawa orang Prancis dari Guyana ke Vietnam sebagai tanaman hias. Orang vietnam dan Cina memiliki keyakinan dan kepercayaan yang berbeda dengan orang Prancis. Menurut mereka buah naga membawa berkah. Maka dari itu, buahnya selalu diletakan di antara dua ekor patung naga berwarna hijau diatas meja altar. Nah karena warna merahnya lebih terang dari pada warna hijau pada patung naga,  mereka pun memberi nama buah tersebut dengan sebutan thang loy (buah naga). Sejak itulah semua orang di dunia menyebutnya buah naga, walaupun dalam bahasa yang berbeda-beda.
Tanaman buah naga mempunyai banyak jenis. Diantaranya Hylocereus undatus (buahnya berwarna merah dengan daging buah putih), Hylocereus polyrbizus (buahnya berwarna merah muda dengan daging buah merah), Selenicereus megalantbus (kulit buah kuning dan daging buah putih), serta Hylocereus costaricensis (daging buah super merah).
Selain terasa manis dan menyegarkan, buah naga juga mengandung banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Misalnya, buah naga dapat menurunkan kolesterol dan penyeimbang gula darah, serta mengandung Vitamin C , betakaroten, kalsium dalam jumlah yang cukup baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh, dan karbohidrat.
Kandungan serat dalam buah naga juga tinggi sebagai pengikat zat karsinogen (penyebab kanker) dan memperlancar proses pencernaan. Zat-zat ini bisa menetralkan racun dalam darah, meningkatkan daya penglihatan, dan mencegah hipertensi.

No comments:

Post a Comment